Pentingnya Pemeriksaan Kalsium Darah Pada Hiperparatiroidisme Primer

Kesehatan
Hiperparatiroidisme disebabkan kesalahan struktur kelenjar paratiroid sehingga kelenjar semakin aktif dalam memproduksi PTH

sumber gambar: sehatq.com

Leher memiliki kelenjar paratiroid yang bertugas untuk menghasilkan hormon paratiroid (PTH). Hormon ini berguna untuk mengontrol keseimbangan zat kalsium dalam darah atau jaringan lain agar bermanfaat dengan baik. Lantas apa hubungan hormon tersebut dengan hiperparatiroidisme? Ternyata ini merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh adanya jumlah hormon paratiroid dalam darah berlebihan setelah terjadinya pertambahan aktivitas yang dilakukan oleh beberapa kelenjar paratiroid di dalam tubuh. Menurut sehatq.com, biasanya kinerja kelenjar semakin ekstra akibat adanya masalah struktur pada kelenjar paratiroid itu sendiri atau terjadinya pembesaran tumor. Alhasil kadar kalsium menjadi sedikit sebab terserap pada ginjal dan usus setelah terjadinya perpindahan kalsium dari tulang. Oleh karena itu perlu melakukan pemeriksaan kalsium darah secara rutin untuk memastikannya. 

Pemeriksaan kalsium darah merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh dokter dalam mendiagnosis pasien. Diagnosis dilakukan dengan melakukan tes darah. Apabila hasil lab menyebutkan bahwa pasien memiliki kandungan hormon paratiroid dan kalsium yang besar maka pasien terdeteksi menderita penyakit hiperparatiroidisme, baik itu hiperparatiroidisme primer dan sekunder. Bagi anda yang penasaran dengan rangkaian tes yang dilakukan, berikut merupakan rangkaian tesnya untuk hiperparatiroidisme primer.

  1. USG Ginjal

Tidak hanya digunakan untuk tes kehamilan, ternyata tes USG juga dapat dimanfaatkan untuk diagnosis penyakit ini. Namun perbedaannya, bagian yang dilakukan tes USG ialah organ ginjal. Mengapa harus organ ginjal? karena untuk mencari apakah ada atau tidak batu ginjal di dalamnya.

  1. X-Ray

Pasti anda sudah biasa dengan tes menggunakan X-Ray? Pada diagnosis ini, tes X-Ray bermanfaat untuk pemeriksaan tulang yang mengalami kelainan di bagian tertentu. Bahkan termasuk tulang punggung.

  1. Tes Darah

Tes ini bertujuan untuk identifikasi vitamin D, kandungan asam fosfat, dan fungsi ginjal yang mampu menyebabkan penyakit ini.

  1. Tes Kalsium

Tes kalsium juga dilakukan untuk mendeteksi ada atau tidaknya masalah di dalam ginjal. Cara uji lab nya dengan menggunakan urine pasien yang sudah dikumpulkan selama 24 jam.

  1. Tes Kepadatan Tulang

Tes kepadatan tulang dimanfaatkan untuk mengetahui apakah ada kepadatan mineral pada tulang yang mengalami kekurangan. Khususnya dibagian bawah lengan.

 Obat apa saja yang perlu dikonsumsi jika anda memang terdiagnosis penyakit ini? Menurut dokter ahli, sebenarnya pasien hanya membutuhkan pantauan secara rutin dengan melakukan tes kepadatan tulang dan pemeriksaan kalsium darah. Alhasil pasien tidak perlu melakukan pengobatan dengan syarat memiliki beberapa kondisi tertentu. Kondisi yang dimaksud antara lain:

  1. Apabila tidak ada gejala atau masalah kesehatan yang dapat disembuhkan melalui pengobatan.
  2. Terjadinya peningkatan kadar kalsium meskipun dalam jumlah sedikit.
  3. Kepadatan tulang pada pasien masih dalam batas normal. Apabila terjadi anomali, hanya terjadi perubahan sedikit dibawah batas normal.
  4. Tidak terdeteksi adanya batu ginjal atau dengan kata lain fungsi ginjal berjalan normal.

Apabila anda tidak mengalami salah satu kondisi di atas, melakukan operasi kelenjar paratiroid atau pembedahan merupakan satu-satunya cara untuk menyembuhkan penyakit hiperparatiroidisme primer. Peluang sembuhnya mencapai 97% dari semua kasus yang pernah ditangani dokter. Bagi pasien yang tidak dapat melakukan operasi (akibat keadaan medis), dokter menyarankan untuk memanfaatkan tablet cinacalcet agar keadaan tetap terkontrol. Dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan yang mengandung kadar kalsium besar. Selain itu, hindari juga obat diuretik sebab kadar kalsium akan cepat meningkat dan peluang mengalami dehidrasi tinggi. Agar tidak mengalami dehidrasi maka sebaiknya banyak mengonsumsi air mineral.

Terakhir, berdasarkan laman hellosehat.com, jika anda mengalami gejala-gejala tertentu seperti mudah lelah, nyeri pada tubuh, muntah dan mual, depresi, linglung, rasa haus yang berlebihan, sembelit, produksi urine meningkat, dan lain lain sebaiknya segera pergi ke dokter. Agar dokter melakukan pemeriksaan kalsium darah dan tes diagnosis lainnya. Namun perlu digarisbawahi adalah setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda sehingga bisa jadi gejalanya juga akan berbeda.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*